Headlines News :

Latest Post

Gurame Cobek Mang Engking, Pedasnya Nendang

Written By Home1 on Minggu, 08 Juli 2012 | 02.07

Gurame Cobek Mang Engking, pedasnya puol!   Menikmati hidangan ikan gurami dengan sambal cobek memang terasa begitu nikmat. Apalagi jika disantap dengan nasi hangat. Hmmm...lezatnya bikin nagih.

Untuk Anda pecinta kuliner Sunda, tak ada salah Anda mencoba menu satu ini. Gurame cobek namanya dan hidangan ini merupakan salah satu menu andalan di Gubuk Makan Mang Engking. Perpaduan rasa pedas dan segar terasa sangat pas di mulut.

Menurut salah satu koki di resto tersebut, kunci rahasia kelezatan sajian ini terletak pada peracikan bumbu. Kencur dan perasan air jeruk limau yang diulek di dalam cobek menyulap rasanya menjadi lebih lezat dan nikmat.

BAHAN:
1 ekor ikan gurami segar
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
1 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

BUMBU COBEK
5 butir bawang merah
6 buah cabai rawit merah
2 cm kencur
2 cm jahe
1 sdt garam
1 buah jeruk limau, ambil airnya

CARA MEMBUAT:
1. Bersihkan ikan gurami. Buang sisik dan insangnya.  
2. Lumuri ikan dengan air jeruk untuk menghilangkan aroma amis. 
3. Lumuri kembali ikan dengan garam hingga rata.  Diamkan selama 15 menit, sisihkan.  
4. Kemudian goreng sampai kering, angkat dan sisihkan.
5. Bumbu cobek: Panaskan 2 sdm minyak, goreng bawang merah hingga berubah warna, jangan sampai matang, angkat.
6. Campur dengan cabai rawit, kencur, dan jahe dalam cobek, ulek kasar.
7. Tambahkan garam dan perasan jeruk limau, aduk rata.
8. Penyajian: Tata ikan gurami goreng di atas piring saji yang telah dihias dengan daun selada. Beri bumbu cobek pada bagian atas ikan. Sajikan bersama nasi hangat.

Untuk 4 porsi

Sumber : VIVAlife

Nasi goreng merah (Unilever Food Solution.)

Nasi goreng merah. (Unilever Food Solution.) Nasi Goreng Merah, Inovasi dari Beras Merah
Oleh: Mona Indriyani, Tasya Paramitha

Nasi goreng adalah menu rumah keluarga Indonesia yang cukup populer. Setiap rumah pasti memiliki ciri khasnya masing-masing.

Termasuk jenis nasi yang digunakan, mulai dari nasi jenis pera atau sisa nasi semalam. Yang membedakan nasi goreng kita dengan negara Barat adalah kecap manis. Hasil fermentasi kedelai ini memang sering digunakan dalam campuran nasi goreng untuk memperlezat cita rasanya.

Variasi nasi goreng di Indonesia pun beraneka ragam, mulai dari nasi goreng kampung, nasi ikan asin hingga nasi goreng hijau. Namanya disesuaikan dengan bahan yang digunakan. Seperti resep nasi goreng satu ini:

NASI GORENG MERAH

5 g bawang putih
10 g bawang merah
10 g 10 gr kemiri
5 g cabai
Minyak secukupnya untuk menumis
200 g dada ayam tanpa kulit
5 g margarin
50 g putih telur
20 g dada ayam tanpa kulit
150 g nasi merah
g g daun bawang yang sudah dipotong-potong
10 g tomat
4 g garam
10 g kecap manis

Garnish:
15 g brokoli
10 g wortel
10 g mentimun

Cara Membuat:
1. Haluskan bawang putih, merah, kemiri, cabai lalu tumis hingga harum.
2. Panggang dada ayam yang sudah dipisahkan kulitnya, sisihkan.
3. Panaskan margarin, masukkan putih telur masak  orak arik.
4. Masukkan nasi merah, aduk rata.
5. Tambahkan daun bawang, tomat dan garam, aduk hingga rata.
6. Masukkan kecap manis, aduk hingga rata selama dua menit.
7. Sajikan dengan daging ayang panggang diatasnya, dan hias dengan brokoli, wortel dan mentimun.

Sumber : VIVAlife

Obesitas Bisa Picu Banyak Penyakit Anak

Apakah Anda sudah membatasi porsi makan si kecil? Batasi konsumsi makanan pada anak untuk menghindari obesitas dan penyakit lainnya. 

Batasi konsumsi makanan pada anak untuk menghindari obesitas dan penyakit lainnya. 

Saat anak cenderung sulit makan, mungkin Anda akan memberikannya segala macam suplemen. Ini boleh saja dilakukan agar nafsu makannya meningkat. Tapi, sebagian anak justru akan mengalami hal yang sebaliknya. Jadi gemar makan, bahkan sampai menjadi sangat gemuk. Lucu memang, tapi tidak sehat.

Kegemukan atau obesitas ini tidak sebatas masalah kelebihan berat badan. Tapi juga penyakit lain yang akan mengekor. Seperti dikutip FemaleFirst, data statistik menunjukkan terdapat sekitar 25 persen anak laki-laki dan 33 persen anak perempuan, berusia dua sampai 19 tahun yang mengalami masalah kegemukan.

Bagi para orang tua, kini saatnya memperhatikan porsi makan buah hati untuk menghindari efek buruk seperi berikut:

1. Masalah kardiovaskular
Tekanan darah tinggi dan kolesterol merupakan faktor resiko gangguan kardiovaskular. Dalam sebuah penelitian, disebutkan, 70 persen dari anak obesitas memiliki minimal satu resiko gangguan kardiovaskular.

2. Diabetes
Selain lemak, kelebihan berat badan biasanya juga disebabkan oleh komsumsi makanan manis. Ini membuat konsentrasi glukosa menjadi lebih tinggi. Resistensi insulin ini berpotensi pada diabetes tipe dua.

3. Gangguan pernapasan
Selain dua penyakit di atas, kegemukan juga tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan masalah pernapasan, seperti sleep apnea dan asma.

4. Muskuloskeletal
Penyakit ini melibatkan otot-otot, kerangka tubuh, termasuk sendi, dan saraf. Efeknya, sangat mungkin terjadi penumpukan lemak pada hati. Juga batu empedu, dan gangguan pencernaan.

Sumber : VIVAlife
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. toko_online2 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger